Jika Anda baru saja membersihkannya mungkin timbul pertanyaan kenapa karpet bau setelah dicuci padahal seharusnya menjadi wangi. Meskipun sudah berhati-hati saat mencucinya mungkin ada beberapa kesalahan yang Anda lakukan sehingga menyebabkan kelembapan jadi terperangkap.

Daftar Isi

Ternyata Inilah Penyebab Kenapa Karpet Bau Setelah Dicuci

1. Terlalu lama basah

Biasanya terjadi jika Anda mencucinya sehingga proses pengeringannya bisa berlangsung berhari-hari karena tidak ada peralatan canggih. Kelembapan tersebut akan menarik bakteri serta jamur untuk justru tumbuh dalam karpet sehingga menjadi bau.

Jadi sebaiknya jangan mencuci karpet saat musim hujan atau jika tidak ada panas karena beresiko jadi terlalu lama basah. Selain itu cobalah untuk menjemur di ruangan yang aliran udaranya baik sehingga kelembapan jadi tidak justru terperangkap di dalam karpet.

2. Pembilasan tidak sempurna

Dengan cara yang manual kemungkinan besar Anda tidak akan bisa membilas sisa sabun yang sudah terlanjur masuk ke bagian dalam karpet. Akibatnya sisa sabun tersebut akan menjadi lengket dan menyebabkan debu justru menempel di dalam. 

Tidak hanya itu detergennya sendiri bisa menyebabkan bau apek setelah bercampur dengan asam yang terbentuk dari udara yang lembap. Akibatnya setelah dicuci justru keluarlah bau tersebut dari dalam karpet yang tidak dibilas dengan sempurna tersebut.

3. Air terperangkap di padding

Ada beberapa jenis karpet terutama yang lapisannya tebal memiliki padding yang tidak bisa ditembus udara. Jika karpet dicuci dengan cara manual menggunakan air dalam jumlah besar dan Anda tidak memiliki alat yang bisa menyedot air sampai ke bagian padding tersebut maka akibatnya air tersebut akan terperangkap.

Hasilnya air yang terjebak akan membuat karpet menjadi lembap sehingga berubah menjadi tempat ideal untuk jamur dan bakteri. Mulailah bau yang tidak sedap muncul dan tidak akan hilang meskipun sudah dicuci karena justru akan menambah jumlah air dalam padding tersebut.

4. Tidak dikeringkan dengan benar

Ada beberapa bahan karpet terutama yang bahannya organik yang memang akan mengeluarkan bau secara alami jika basah. Jika bahan tersebut tidak dikeringkan dengan benar maka baunya justru akan bertambah kuat yang sekaligus merusak bahan tersebut seperti:

  • Wol: Jika karpet Anda terbuat dari bulu domba maka di dalamnya ada kandungan lanolin yang akan beraksi dengan air. Saat basah maka minyak alami tersebut akan mengeluarkan aroma yang khas hewan tersebut dan bisa bertambah kuat jika tidak segera dikeringkan. Parahnya lagi protein yang terdapat di dalam wol tersebut justru akan terurai dan kemudian membusuk sehingga baunya sangat tidak sedap.
  • Jute: salah satu serat tumbuhan yang banyak digunakan membuat karpet namun ternyata cukup sensitif terhadap air. Saat dalam keadaan yang basah maka seratnya akan mengeluarkan bau bahkan jika tidak segera dikeringkan maka warnanya bisa berubah dan membuat bahan ini menjadi rapuh.
  • Lem lateks: meskipun menggunakan bahan modern tetapi lem lateks sendiri yang biasa digunakan untuk menempelkan bahan ke lapisan bawah juga bisa menjadi bau. 

Lalu kenapa karpet bau setelah dicuci jika lama basahnya atau saat Anda menggunakan deterjen yang keras sehingga menyebabkan degradasi kimia. Ini akan membuat karpet mengeluarkan bau gas atau aroma yang mirip dengan karet terbakar.

Bagaimana Mengatasi Bau Yang Keluar Setelah Karpet Dicuci?

1. Baking soda

Salah satu penyebab bau adalah karena adanya zat asam yang keluar dari karpet dan baking soda merupakan zat yang sifatnya basa. Jadi menggunakan bahan alami ini Anda bisa membantu menetralkan baunya dengan cara:

  • Keringkan karpet sampai menyeluruh bisa dites dengan menekan tissue ke permukaannya dengan keras dan dilihat apakah masih lembap atau tidak
  • Setelah dipastikan sudah kering maka taburkanlah baking soda ke semua permukaan karpet dan tumpuklah banyak-banyak di bagian yang baunya menyengat
  • Diamkan sepanjang malam paling tidak 24jam agar molekul baunya dapat terserap keluar
  • Sedot semua bubuk tersebut dengan vacuum cleaner sampai bersih dan karpet sudah bisa digunakan kembali

2. Cuka putih

Alasan kenapa karpet bau setelah dicuci adalah jika sangat lembap maka ada banyak bakteri yang akan berkembang biak dan menyebabkan bau tersebut. Karena itulah Anda harus membunuh bakteri tersebut terlebih dahulu untuk menghilangkan baunya yang bisa dilakukan dengan cara:

  • Larutkan cuka putih menggunakan air dengan rasio 1cuka dan 3air kemudian masukkan ke dalam botol penyemprot
  • Tes dulu di bagian bawah yang karpet tidak terlihat untuk mengecek apakah bahan mudah luntur atau tidak
  • Setelah aman bisa langsung semprotkan larutan ke permukaan karpet tetapi jangan sampai basah
  • Biarkanlah sampai karpet menjadi kering kembali secara alami dan bau cuka akan menghilang bersamaan dengan bau yang berasal dari bakteri

3. Jemur

Jika bau disebabkan oleh kondisi karpet yang masih lembap maka cobalah untuk menghilangkan uapnya dengan cara dijemur. Namun caranya tidak bisa sembarangan dilakukan karena Anda harus memperhatikan beberapa hal seperti:

  • Boleh dijemur agar langsung terkena matahari karena sinar UV bisa membantu untuk membunuh bakterinya. Tetapi waktu jemurnya jangan terlalu lama lebih baik cukup 4-5jam saja supaya warnanya tidak justru malah menjadi pudar.
  • Jangan menjemurnya hanya dengan diletakkan di lantai saja karena bagian bawah karpet adalah yang paling lembap dan justru harus diangin-anginkan. Karena itulah lebih baik menjemurnya dengan cara digantung agar ada udara yang mengalir ke bagian bawah karpet sehingga menjadi kering.
  • Jika karpet tidak sengaja terkena basah di malam hari sebagai pertolongan pertama Anda bisa menggunakan kipas atau hair dryer untuk mengeringkannya terlebih dahulu. Cara ini juga bisa digunakan saat sedang mendung sehingga kelembapan tidak terkunci di dalam karpet.

4. Panggil jasa cuci profesional

Untuk mencegah bau dan mengatasi bau yang sudah terlanjur menempel cobalah untuk memanggil jasa cuci profesional saja. Mereka memiliki peralatan canggih yang bisa membersihkan karpet sampai ke dalam sehingga bakteri dan bau akan hilang dengan cara:

  • Dry vacuum:

Menggunakan penyedot dengan Industri grade dengan daya yang sangat kuat sehingga bisa menyedot debu yang sudah masuk jauh ke dalam karpet

  • Chemical polish

Menggunakan shampoo khusus untuk membunuh bakteri dan menghilangkan berbagai noda membandel yang menempel sehingga karpet akan bersih sampai ke dalam.

  • Wet vacuum

Digunakan untuk membilas shampoo sekaligus mengangkat semua cairan yang ada agar karpet bisa lebih kering. Vacuum berdaya besar sehingga dapat menyedot kelembapan bahkan yang sudah menempel ke bagian lapisan paling dalam karpet.

  • Blower

Dengan kipas khusus karpet akan dikeringkan hanya dalam hitungan jam saja sehingga tidak menimbulkan bau dan bisa digunakan kembali secepatnya

Sekarang Anda sudah tahu kenapa karpet bau setelah dicuci jadi bisa lebih berhati-hati agar menghindari hal-hal yang menjadi penyebabnya tersebut. Jika membutuhkan bantuan melalui Jasa Cuci Karpet Kantor, Anda bisa menghubungi Bintoro Clean di 0821 1212 2020 atau melalui email marketing@bintoroclean.co.id.

Seberapa bermanfaatkah postingan ini?

Klik bintang untuk menilainya!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Previous Post
Newer Post

Leave A Comment