Benda paling sering dipakai di rumah salah satunya adalah spring bed, jadi apakah spring bed perlu dicuci sebagai bagian perawatan? Pertimbangan diperlukan karena kasur setiap hari dipakai dalam waktu lama tapi tidak pernah dibersihkan secara tepat. Berikut penjelasan yang Anda butuhkan apakah pencucian spring bed dibutuhkan sekaligus alasannya.

Daftar Isi

Apakah Spring Bed Perlu Dicuci? Ini Alasannya

Banyak orang mengira mencuci sprei saja sudah cukup, padahal setiap hari kasur dipakai dan menyerap keringat kita. Belum lagi adanya paparan debu hingga kemungkinan tungau; maka jawabannya adalah “ya” spring bed sebaiknya diduci secara rutin. Bukan dengan mesin cuci tapi perawatan khusus menggunakan jasa profesional, berikut alasannya.

1. Menghilangkan Noda

Mungkin Anda adalah salah satu dari banyak orang yang terbiasa makan dan minum di atas tempat tidur? Noda dan sisa remahan pada kasur mungkin tidak bisa hilang begitu saja dari makanan atau minuman tersebut. Belum lagi faktor keringat saat tidur, maka penting mencuci spring bed rutin untuk mencegah noda menetap dan terserap makin dalam.

2. Membersihkan Kotoran yang Berasal dari Hewan Peliharaan

Apakah Anda tipe yang membiarkan hewan peliharaan naik sampai tempat tidur atau bahkan tidur di kasur? Dander dan bulu maupun kotoran lain yang berasal dari hewan peliharaan sangat mungkin menumpuk pada kasur sekalipun Anda rajin vacuuming. Meski demikian, pencucian spring bed tetap dibutuhkan agar kasur lebih higienis demi kenyamanan.

3. Membersihkan Tungau Debu dan Sel-sel Kulit Mati

Tidak hanya dari hewan peliharaan, spring bed cukup rentan pula terhadap penumpukan tungau debu dan kotoran. Anda juga mungkin tidak akan menyadari bahwa tubuh pada dasarnya setiap malam saat tidur mengelupas sel kulit. Sel-sel ini ada di kasur yang jika dibiarkan lama-kelamaan juga bisa dianggap sebagai debu, maka spring bed perlu dicuci.

4. Mencegah Bakteri Berkembang Biak

Apakah spring bed perlu dicuci walau pakai sprei dan masih terlihat baik-baik saja dan tidak kotor? Ya, tentu saja pembersihan dalam bentuk dicuci itu penting untuk membersihkan kasur dari potensi perkembangbiakkan bakteri. Perkembangan bakteri mudah terjadi di spring bed karena penumpukan minyak dan keringat tubuh kita, jadi cegah secepatnya.

5. Meminimalkan Keberadaan Lumut Hingga Jamur

Selain bakteri, Anda juga perlu khawatir terhadap kemungkinan munculnya lumut dan tumbuhnya jamur pada spring bed yang jarang dirawat. Keringat dan minyak dari tubuh akan terserap ke dalam kasur yang meningkatkan kelembapan sehingga jadi jalan berkembangnya jamur. Selain vacuuming, pastikan cuci dan keringkan kasur dengan benar.

6. Memperkecil Risiko Iritasi dan Infeksi Kulit

Walau Anda tidak dapat melihat jamur dan bakteri, keberadaan mereka tetap nyata di sekitar kita termasuk pada spring bed. Permukaan kasur yang tampak bersih bisa saja sebenarnya kotor, dan jika dibiarkan berpotensi menyebabkan iritasi dan infeksi kulit. Maka melalui perawatan dan pencucian rutin, jamur dan bakteri bisa hilang dan iritasi/infeksi bisa dicegah.

7. Mengusir Bau Tidak Sedap

Tidak sekadar keringat dan minyak tubuh maupun kotoran lain berisiko menumpuk dan menimbulkan noda pada spring bed. Jika kasur lembap, biasanya hal ini akan menimbulkan aroma yang tidak sedap di mana vacuuming tidak cukup untuk menghilangkan baunya. Jadi dengan mencuci spring bed, bau bisa dinetralkan dan Anda tidur lebih nyaman.

8. Mengurangi Bahaya Gangguan Pernapasan

Apakah spring bed perlu dicuci setelah lama dipakai walau tidak terlihat ada noda dan sudah rajin melakukan vacuuming? Sekalipun sudah melakukan vacuuming, spring bed masih perlu dicuci karena partikel kecil yang berasal dari kasur kotor bisa terhirup. Jika Anda memiliki riwayat asma atau gangguan pernapasan lainnya, hal ini bisa lebih berbahaya.

9. Mencegah Alergi

Selain masalah kesehatan kulit dan asma, risiko alergi cukup tinggi untuk kambuh bila spring bed tidak dirawat dengan baik. Penumpukan sekaligus masuknya debu serta tungau maupun partikel lain sangat mampu memicu reaksi alergi semacam bersin-bersin dan hidung tersumbat. Mencuci spring bed bisa mencegah alergi karena jumlah alergennya berkurang.

10. Memperpanjang Usia Pemakaian Kasur

Spring bed tidak pernah dicuci padahal memakainya setiap hari dapat membuat debu dan kotoran dalam berbagai bentuk terserap ke dalam. Jika dibiarkan terlalu lama, bahan dalam kasur akan lebih cepat rusak karena tidak pernah dibersihkan. Sementara mencuci rutin dapat membantu memperpanjang usia penggunaan spring bed dan menjaga tetap nyaman dipakai.

11. Meningkatkan Kualitas Tidur

Apakah spring bed perlu dicuci untuk kesehatan tubuh menyeluruh sekalipun tampak tidak terlalu kotor? Ya, selain menjaga umur spring bed panjang sebenarnya mencuci rutin dapat memengaruhi kualitas tidur Anda juga.  Kasur kotor memengaruhi tidur jadi kurang nyenyak, sedangkan kasur bersih meningkatkan kualitas tidur dan menyegarkan tubuh.

Tanda-tanda Spring Bed Harus Dicuci Segera

1. Tampak Noda atau Perubahan Warna

Tanda paling jelas bahwa spring bed harus dicuci secepatnya adalah ketika permukaan sudah tampak bernoda atau berubah warna. Noda-noda ini biasanya berasal dari keringat dan minyak tubuh, atau bisa juga berasal dari tumpahan makanan dan minuman. Sebelum noda semakin membandel dan menumbuhkan jamur hingga bakteri, cuci spring bed segera.

2. Bau Apek atau Tidak Sedap Lainnya

Tanda jelas lainnya yang dapat mendorong Anda bertindak segera adalah ketika spring bed mulai mengeluarkan aroma tidak sedap atau apek. Bau seperti ini umumnya karena kasur lembap karena penumpukan keringat dan cairan bentuk lainnya pada bagian dalam. Ini juga merupakan tanda bahwa berbagai mikroorganisme berbahaya sedang berkembang biak.

3. Keberadaan Kutu Kasur dan Tungau

Hal lain yang biasanya nampak pada spring bed adalah kutu kasur atau serangga kecil lainnya. Biasanya tanda terlihat dalam bentuk noda kecoklatan (bercak-bercak sangat kecil) atau titik darah hingga tungau yang tampak pada sela-sela jahitan. Jika sampai serangga kecil hidup di spring bed, artinya kasur sudah sangat kotor dan perlu dicuci secara rutin.

4. Gejala Alergi Sering Timbul dan Kualitas Tidur Memburuk

Apakah spring bed perlu dicuci secara rutin meski tidak nampak kotoran maupun serangga? Ya, terutama jika Anda mulai mengalami gejala alergi lebih sering (hidung tersumbat/berair dan bersin hingga mata gatal/berair). Bahkan ketika Anda mulai merasa tidur tidak nyenyak dan kualitas tidur menurun, ini saatnya untuk ambil tindakan mencuci spring bed.

Cari Layanan Cuci Spring Bed Berkualitas? Bintoro Clean Jasa yang Tepat!

Membersihkan spring bed hanya dengan vacuuming rutin sepertinya seringkali kurang efektif dalam membuat kotoran dan bau hilang sepenuhnya. Jika Anda tipe yang memerhatikan kenyamanan dan kesehatan, serahkan pencucian spring bed kepada tim Jasa Cuci Spring Bed Bintoro Clean. Kami menyediakan layanan cleaning service profesional yang bisa Anda andalkan.

Jadi apakah spring bed perlu dicuci walau pakai sprei dan seperti tidak dalam kondisi kotor? Ya, dan jika Anda bingung bagaimana mencucinya, percayakan pada Bintoro Clean yang bekerja cepat serta transparan soal biaya. Agar kasur bersih dan tidur lebih tenang, hubungi langsung tim kami di 0821-1212-2020 untuk konsultasi atau bertanya tentang layanan kami.

Seberapa bermanfaatkah postingan ini?

Klik bintang untuk menilainya!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Previous Post

Leave A Comment